Kamis, 06 Mei 2021 - 14:25 WIB

Istri Tidak Cantik dan Kekayaan

Oleh :

Istri Tidak Cantik dan Kekayaan


SAYA Mark Zuckerberg dari Facebook. Saya adalah orang yang diberitakan sebagai anak muda kaya raya yang tak ada gosip, seseorang yang sangat mencintai istri, dan si Mark yang punya tampang 'baby face'. 

Hal ini saya mau pakai beberapa menit untuk ngobrol dengan teman-teman di China. Tak sedikit teman Chinese yang sampaikan kecurigaan mereka, terutama dua hal berikut: Pertama, mengapa saya memperisteri seorang wanita berparas tidak cantik? Kedua, mengapa saya sumbangkan saham Facebook saya sebesar USD 45 milliar, apakah untuk menghindari pajak?

Teman-teman saya menganjurkan saya untuk tidak usah jawab pertanyaan-pertanyaan yang beredar. Bill Gates, Shakira dkk juga berpendapat tak perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Tapi saya putuskan menjawab dua pertanyaan kalian. 

Sekalian menjawab lebih banyak pertanyaan kalian, misalnya, kenapa saya tak beli mobil mewah dan juga kenapa selalu pakai T-shirt yang sama. Sekarang saya jawab pertanyaan kalian. Pertama, mengapa saya memperisteri seorang wanita berparas tidak cantik?

Pertama-tama saya ingin bahas, apa itu wanita cantik, apa itu wanita tidak cantik. Saya punya banyak kesempatan bertemu wanita-wanita cantik, tapi apa yang disebut wanita cantik kebanyakan berhati seperti kaca. Kalau sakit manjanya seperti seorang putri raja, dan penyakit angkuh, dan juga akan bertanya kepada saya kenapa begitu kaya tapi tak mau ganti mobil. Saya tahu tujuan mereka adalah mau pamer di lingkungan teman.

Wanita demikian meski secantik apapun, kalau hatinya cuma menuntut, tetap kelihatan jelek, jiwanya juga kotor. Wanita seperti itulah baru dikatakan sbagai6 wanita berparas jelek, diberikan gratis pun saya tidak mau. Kecantikan di luar akan berkurang nilainya seiring bertambahnya umur, tapi kecantikan dari dalam akan bertambah seiring bertambahnya umur. 

Dalam hal ini para ahli ekonomi di Wall Street pasti paham. Saya sama seperti mereka, tidak akan bersentuhan dengan benda yang secara cepat turun nilainya. Apa yang saya sukai dari Priscilla Chan isteri saya? Raut wajah seorang wanita adalah cermin hati seseorang, senyumnya selalu memukau. Sejak hamil, Priscilla sama sekali mengabaikan perubahan yang terjadi pada raut mukanya akibat kehamilannya, tetap berpakaian sederhana, tanpa dandan, tapi kebahagiaannya saya rasakan sepenuhnya dan juga tampak kepada orang lain. 

 Saya suka kesederhanaannya. Saya suka penampilannya, bersemangat tapi bijak, berani tapi penuh kasih, berjiwa pemimpin tapi juga bisa mendukung orang lain. Saya menyukai semua hal saat bersamanya, saya merasa sangat nyaman & tenang. Saya sama sekali tidak merasa Priscilla bermegah atas saya.

Selain memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi, dia juga punya kecerdasan emosi yang tinggi, jagan lupa bahwa Priscilla adalah lulusan jurusan kedokteran Harvard University, anda bisa coba tes masuk universitas tersebut, jurusan hukum, kedokteran, ekonomi adalah jurusan yang jadi rebutan orang, meski lulus tes masuk belum tentu anda bisa lulus dengan baik. 

Kalau mau dibilang bermegah, lebih tepat saya yang bermegah atas Priscilla, bukan sebaliknya. Perkawinan ibarat sepasang sepatu, cuma yang pakai yang tahu sepatutnya nyaman dipakai atau tidak. Priscilla paling cocok buat saya, saya & Priscilla adalah pasangan yang paling ideal di bumi ini.

Saya kenalan dengan Priscilla saat antrean toilet. Di mata-nya, saya seorang kutu buku. Inilah jodoh. Di mata kalian, Priscilla adalah wanita tidak cantik, tapi di mata saya, dia adalah wanita cantik dan paling serasi dengan saya. Saya tak bisa menahan diri memamerkan foto saya dengan Priscilla yang begitu berbahagia. Dalam foto tampak saya & Priscilla begitu bahagia, damai & alami.

Tips Bagi Kalian

Sebagian wanita  lihat keburukan orang lain, tidak melihat kebaikan orang lain. Dengan begitu, kebahagian akan meninggalkan kalian, tidak berjodoh. Karena apa yang ada dalam hati, itulah yang ada di kenyataan.

Sekarang membahas tentang penghindaran pajak yang dituduhkan kepada saya. Kalian berpikir, saya menyumbang USD 45 milliar apakah untuk pamer kekayaan atau menghindari pajak. Apakah otak kalian atau otak saya yang bermasalah?

Apa yang kami sumbangkan USD 45 milliar berbentuk saham sebetulnya bukan nilai sebenarnya, tapi cuma nilai pasar, bisa lebih tinggi atau lebih rendah nilainya, ini tergantung pasar yang menentukan. Dana yang kami sumbangkan untuk digunakan sebagai dana abadi guna diinvestasikan ke sekolah & RS. 

Saat  anak kami lahir, kami berkunjung ke RS, bermaksud untuk bisa ikut berkontribusi dalam dunia pengobatan. Seiring perkembangan teknologi yang maju pesat, kami sungguh berharap 100 tahun mendatang, hampir semua penyakit bisa dicegah & diobati. Saat ini, kebanyakan manusia meninggal akibat penyakit jantung, kanker, stroke dan berbagai penyakit menular.

Diharapkan berbagai penyakit tersebut bisa teratasi dengan lebih cepat. Saat menyadari anak kami dan banyak anak lainnya berkemungkinan bisa menghindari berbagai penyakit, kita semua punya tanggung jawab untuk wujudkan impian tersebut. Saya tegaskan sekali lagi, saya dan isteri saya akan berkontribusi semaksimal mungkin untuk tujuan tersebut. 

Di Silicon Valley, "Mengubah Dunia" kata tersebut bukan cuma sebuah slogan, tapi merupakan sebuah keyakinan & kekuatan. Mimpi kami berharap melalui usaha keras kami memperbaiki kualitas pendidikan, pengobatan, integrasi dunia untuk disumbangkan kembali ke masyarakat, mengubah dunia, membangun dunia yang lebih baik bagi semua umat manusia. 

Teman-teman, sekalian kami sedang melakukan upaya "Change The World", lalu apa yang telah kalian buat? Saya dengar di antara kalian banyak mengeluh. Saya mau katakan bahwa tak ada artinya mengeluh, tindakanlah yang lebih bermakna.

Saya & Priscilla menyumbangkan 99% saham kami di Facebook, hampir semua saham milik kami. Apa kalian masih menganggap yang kami lakukan itu untuk menghindari pajak? Apakah masih ada maknanya menghindari pajak? 

Banyak teman di China yang kaya raya, mengapa mereka tak ikut sumbangkan 99% harta mereka guna menghindari pajak? Lagi tentang baju & mobil apa yang saya pakai. Betul, sepanjang tahun saya pakai T-shirt abu-abu & mobil yang sangat sederhana. Saya tegaskan, saya bukan orang yg berhari-hari tidak ganti baju, tapi saya beli banyak T-shirt berwarna abu-abu. 

Saya berusaha jalani hidup ini sesederhana mungkin supaya hemat pikiran & waktu dalam memutuskan hal-hal yang tidak penting, karena pilih pakaian, makan pagi dan berbagai hal kecil yang menyita cukup banyak waktu & pikiran. Saya tak mau buang waktu cuma untuk hal-hal kecil tersebut, sehingga saya bisa lebih fokus melakukan berbagai hal yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Saya punya 3 mobil, 1 Toyota seharga USD 16rb, VW golf seharga USD 18rb & Chevrolet TSX seharga USD 30rb. Setelah Facebook go public, saya ganti VW GTI seharga USD 30rb. Saya berpendapat, mobil cuma alat transportasi, tidak perlu yang mahal-mahal. Saya tidak memakai barang-barang bermerek, yang penting saya merasa nyaman, mengapa butuh barang-barang yang berlebihan?

Kalau mengenai kebutuhan ekstra, justru otak & perasaan kita perlu lebih diutamakan. Kata bijak Chinese zaman dulu, manusia harus menaklukkan benda, bukan ditaklukkan benda. Maksudnya adalah berbagai materi kehidupan untuk dikendalikan manusia, bukan sebaliknya, saya sangat setuju dengan pemikiran itu. 

Apa yang ada dalam hati itulah yang ada di dunia nyata, percayalah bahwa dunia ini adalah alam semesta yang indah. Kalau anda tak percaya, anda takkan bisa punya dunia yang indah, takkan punya kehidupan yang indah & penuh kedamaian.

Hal di atas merupakan keyakinan saya & Priscilla. Akhir kata, kalau ada yagg tidak berkenan, mohon petunjuk. Anda bisa tinggalkan pesan untuk saya. Terima kasih telah luangkan waktu mendengar yang saya sampaikan. Terima kasih. Salam, Mark Zuckerberg

*tulisan Mark Zuckerberg di laman facebook-nya di pengujung 2019 di merupakan pernyataannya saat berkunjung ke Tiongkok di bulan Desember 2019  berini.Disajikan bersama Digital Merketing Club (DMC)

Editor: bani saksono



Info Terkait
  • The Secret Meeting That Change Indonesia

    The Secret Meeting That Change Indonesia

    Senin, 06 Juli 2020 - 09:00 WIB
  • IG Kamu Kena Hack?

    IG Kamu Kena Hack?

    Senin, 15 Juni 2020 - 22:20 WIB
  • Jenis Kalimat Penghambat Keberhasilan

    Jenis Kalimat Penghambat Keberhasilan

    Kamis, 04 Juni 2020 - 13:08 WIB
  • 1% Kesuksesan, Source: Hacking Your Mind Book

    1% Kesuksesan, Source: Hacking Your Mind Book

    Kamis, 13 Februari 2020 - 22:06 WIB
  • Teknik dan Tren SEO 2020 yang Harus Anda Ketahui

    Teknik dan Tren SEO 2020 yang Harus Anda Ketahui

    Rabu, 05 Februari 2020 - 08:39 WIB
  • Teknik dan Tren SEO 2020 yang Harus Anda Ketahui

    Teknik dan Tren SEO 2020 yang Harus Anda Ketahui

    Rabu, 05 Februari 2020 - 08:39 WIB
  • 10 Prinsip Menjual

    10 Prinsip Menjual

    Sabtu, 18 Januari 2020 - 15:00 WIB