Senin, 21 Juni 2021 - 22:48 WIB

Sharia Institute Tawarkan Model Digital Marketing Properti

Oleh :

Sharia Institute Tawarkan Model Digital Marketing Properti


m_TELEMATIKA (BOGOR) - Yang diinginkan naik kelas tidak hanya usaha mikro ke kecil. Usaha kecil naik kelas menjadi pengusaha menengah, hingga besar. Tapi, tim marketing properti juga ingin naik kelas. 

Naik kelas dari marketing freelance atau agent, atau reseller properti syariah menjadi agency properti syariah. Mau memiliki agency properti syariah yang menghasilkan? Ingin mempunyai marketing freelance / agent / reseller properti syariah yang aktif?

Mudah bekerja sama dengan berbagai developer property syariah? Mau mengetahui cara merekrut marketing freelance / agent / reseller property? 'Jika salah satu harapan yang ada di atas itu memang Anda inginkan, maka ini adalah kesempatan untuk anda di waktu yang tepat," tutur Anggi Sugih Jatnika, owner Sharia Institute. 

Ada sederet harapan yang dilontarkan Anggi kepada mereka yang ingin bergabung menjadi tim atau pasukan pemasaran Sharia Institute, khususnya sebagai agency properti (AP). Diawali dengan pertanyaan mengapa harus menjadi agency properti. Harapannya adalah; memiliki multi income, yaitu dari penjualan pribadi dan penjualan reseller. Berikutnya; mempunyai pasukan penjualan yaitu marketing freelance / agent /reseller. 

Agency Properti juga dapat melakukan dakwah kepada marketing/reseller dan buyer tentang riba, syariah, dan, islam. "Insyaa 'Allah halal dan berkah," tutur Anggi

Untungnya menjadi AP , katanya, juga karena properti adalah produk yang jauh dari era disruption (bisnis jangka panjang).

Mereka juga akan mendapat dobel komisi dibanding dengan marketing/reseller. Sharia Institute juga memberi harapan para calon tim penasaran properti bisa berhasil di bisnis properti "tanpa harus menjual".

Menurut Anggi, bimbingan menjadi AP bukanlah sekadar pembelajaran, bukan kursus, bukan training, bukan sebuah pelatihan. "Melainkan, anda yang lulus filter akan langsung menjadi pebisnis yaitu agency properti dengan fasilitas lengkap.

Apa saja yang akan diperoleh AP di Sharia Institute? Inilah fasilitas bimbingan menjadi AP. Di antaranya, diberi pasukan marketing freelance yang aktif sehingga tidak perlu merekrut marketing lagi. 

Anggi sendiri sudah lima tahun memimpin Sharia Institute. Apa prestasi Anggi yang dulu juga pernah jadi freelance marketing? Dia pernah menjual 225 unit dalam sehari, dan sudah ribuan unit yang sudah terjual. 

Sharia Institute adalah satu dari dua perusahaan yang ditanganinya di bawah bendera  Sharia Grup Indonesia. Satu usaha lagi adalah Sharia Land. 

Di usia 24 tahun, pernah mencapai omzet hingga Rp100 miliar. Semua program matketing propertinya dilakukan secara online. Tapi ada juga kopdar (offline). 

Lainnya, berhasil merekrut 20 ribuan marketing dengan alokasi budget recruitment lebih dari Rp300 juta. Lalu, sebanyak 99% penjualan beradsl dari marketing aktif. Setiap bulan mampu menambah tenaga marketing baru hingga 300 orang. 

"Dalam setahun telah membentuk dan membina lebih dari 10 agency baru dan kami menjual properti tanpa riba," kata Anggi dalam presentasinya dalam bentuk video. Kini Sharia Property memiliki kantor pusat di kawasan big6or Barat dan cabang di Bojonggede, dan Bekasi. Tapi dia mengingatkan, lebih dari 80% Agency Properti gagal di tahun pertama.(+)

 

Editor: