Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:23 WIB

PKK Jaksel dirikan warung virtual bagi UMKM

Oleh :

PKK Jaksel dirikan warung virtual bagi UMKM

Ketua TP-PKK Jaksel Komariah Marullah memperlihatkan format waroeng virtual buat kara pelaku UMKM (foto ant)



m_TELEMATIKA (Jakarta) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Jakarta Selatan (Jaksel) membuat inovasi baru berupa warung virtual untuk mewadahi anggota PKK yang juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inisiatif ini dilakukan untuk mengurangi dampak pandemi covid-19.  Dengan model virtual, warung mereka tetap bisa berjualan.

"Warung virtual ini kami luncurkan Senin (6/7) kemarin, diluncurkan oleh Wali Kota Jakarta Selatan, kami namai Bazaar Waroeng Jakarta Selatan," kata Ketua TP-PKK Jaksel Komariah Marullah di Kantor Wali Kota Jaksel, Rabu (8/7/2020).

Tentu saja inisiasi pembuatan Waroeng Virtual itu sangat dibutuhkan untuk membantu menaikkan ekonomi keluarga dan masyarakat. "Pemkot Jakarta Selatan selama pandemi ini mendorong UP2K yang diwadahi PKK secara gratis untuk meningkatkan penghasilan dan pemberdayaan di masyarakat sebagai tambahan penghasilan," kata Marullah.

Komariah menjelaskan, PKK memiliki program pembinaan dan pendampingan masyarakat melalui kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Selain melakukan pembinaan dan pendampingan, PKK juga membantu memasarkan produk-produk yang dihasilkan oleh UP2K lewat bazar maupun pameran.

"Karena selama pandemi COVID-19 ini tidak boleh ada kegiatan pameran dan bazar, maka kami berinovasi membikin warung virtual ini," kata Komariah.

Bazaar Waroeng Jakarta Selatan ini berupa WhatsApp Group (WAG) yang diisi oleh anggota UP2K sebagai penjual dan pembelinya adalah seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Administrasi Jakarta Selatan. PKK menargetkan 300 pegawai di lingkungan Pemkot Jaksel sebagai pembeli di Bazaar Waroeng Jakarta Selatan. “Jadi 300 pegawai sudah jadi anggota WAG Bazaar Waroeng Jakarta Selatan, harapannya dari mereka bisa memperluas informasi tentang Waroeng Jakarta Selatan ini," kata Komariah.

Setiap hari, para pelaku usaha UP2K memasarkan produknya lewat pesan WAG yang diwadahi oleh PKK Jakarta Selatan dengan mengirimkan video ataupun foto-foto usahanya, termasuk promo harga dan paket. Cara bertransaksi dilakukan secara mandiri oleh calon pembeli dan penjual dengan saling menghubungi kontak masing-masing.

"Untuk saat ini kami wadahi di warung virtual ini khusus untuk usaha makanan dulu, karena makanan termasuk kebutuhan pokok, belum untuk kerajinan," kata Komariah. Ada sebanyak 107 UP2K yang diwadahi oleh PKK dalam WAG Bazaar Waroeng Jaksel. Produk yang dijual seperti makanan khas Betawi, makanan ringan dan aneka olahan lainnya. Harga dijual relatif terjangkau mulai dari Rp5.000 hingga Rp40 ribu per porsi dengan layanan gratis ongkos kirim.

Pelatihan Pemasaran

Komariah menjelaskan, sebelum diluncurkan Bazaar Waroeng Jakarta Selatan, pelaku usaha UP2K dilatih terlebih dahulu tentang cara membuat konten video dan foto yang menarik untuk produk yang akan dipasarkan. Tentu video dan foto serta cara pengemasan yang menarik bisa mengundang pembeli untuk tertarik berbelanja.

"Karena kalau bazar kan kita bisa cicipin, kalau virtual gini enggak bisa, supaya bisa menarik minat pembeli, foto maupun video usahanya dibuat semenarik mungkin," katanya. Dia menambahkan, produk yang dipasarkan terlebih dahulu melalui uji akurasi yang dilakukan oleh TP-PKK untuk memastikan produk yang dipasarkan aman, sudah mengantongi izin edar, dan punya label halal.

Ketua Pokja 2 PKK Eni Indah Wati didampingi Koordinator Pokja 2 PKK Upi Mahludin menambahkan, setiap pekan akan dilakukan evaluasi terhadap Bazaar Waroeng Jakarta Selatan. Perlunya untuk mengetahui omzet yang dihasilkan oleh pelaku usaha selama bertransaksi virtual yang disediakan gratis.

"Kita akan evaluasi, berapa produk yang didaftarkan, berapa omzetnya, dari sana bisa lihat efektivitasnya," kata Eni. Menurut dia, pelaku usaha yang tergabung dalam UP2K adalah masyarakat ekonomi kelas menengah yang dibina untuk mengembangkan usaha demi meningkatkan perekonomian dan kesejahteraannya. (ant)

Editor: Bani Saksono



Info Terkait
  • Pengiriman Google Pixel Naik 52%

    Pengiriman Google Pixel Naik 52%

    Senin, 15 Juni 2020 - 19:20 WIB
  • Google Play Hapus 36 Aplikasi Berisi Adware

    Google Play Hapus 36 Aplikasi Berisi Adware

    Senin, 15 Juni 2020 - 14:46 WIB
  • iFlix Akan IPO 31 Juli Nanti

    iFlix Akan IPO 31 Juli Nanti

    Senin, 15 Juni 2020 - 11:06 WIB
  • Tokocrypto 2.0 Perluas Perdagangan Token

    Tokocrypto 2.0 Perluas Perdagangan Token

    Minggu, 14 Juni 2020 - 18:51 WIB
  • Ovo dan Dana Diisukan Sepakat Merger

    Ovo dan Dana Diisukan Sepakat Merger

    Minggu, 14 Juni 2020 - 17:07 WIB