Rabu, 15 Juli 2020 - 01:30 WIB

Ovo dan Dana Diisukan Sepakat Merger


Oleh :

Ovo dan Dana Diisukan Sepakat Merger

Ilustrasi Ovopay



m_Telematika (Jakarta) - Ovo dan Dana dikabarkan sepakat melakukan merger (penggabungan usaha), tapi ini belum dapat dilakukan secara resmi terkendala pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona).

“Kami belum bisa memberikan tanggapan terkait rumor yang ada di market,” kata Sinta Setyaningsih, Head of Public Relations Ovo, Minggu (14/6/2020). 

Langkah ini diduga guna menyaingi dan mengurangi pangsa pasar transaksi digital yang dilakukan Gopay. Selain itu tidak menggerus dan membakar uang yang dimilikinya. 

Perusahaan riset pasar, Ipsos, menyebutkan GoPay menguasai 58% pangsa pasar di Tanah Air. 

Angka ini lebih besar dibandingkan OVO hanya sebesar 29%, Dana sebesar 9%, dan LinkAja sebesar 4%. 

Pada sisi lain GoPay merupakan bagian dari Gojek yang dimodali oleh sejumlah pemodal dari Grup Djarum, PayPal, dan Facebook. Untuk Ovo merupakan bagian dari Softbank Group yang didukung oleh Grab Holdings Inc, sedangan Dana ditopang oleh afiliasi dari Alibaba Group Holding Ltd. (mam) 

 

Editor: Ade Maulidin



Info Terkait
  • Pengiriman Google Pixel Naik 52%

    Pengiriman Google Pixel Naik 52%

    Senin, 15 Juni 2020 - 19:20 WIB
  • Google Play Hapus 36 Aplikasi Berisi Adware

    Google Play Hapus 36 Aplikasi Berisi Adware

    Senin, 15 Juni 2020 - 14:46 WIB
  • iFlix Akan IPO 31 Juli Nanti

    iFlix Akan IPO 31 Juli Nanti

    Senin, 15 Juni 2020 - 11:06 WIB
  • Tokocrypto 2.0 Perluas Perdagangan Token

    Tokocrypto 2.0 Perluas Perdagangan Token

    Minggu, 14 Juni 2020 - 18:51 WIB


  • Selengkapnya