Rabu, 15 Juli 2020 - 02:15 WIB

Startup Diprediksi Kembangkan 10 Jenis Teknologi


Oleh :

Startup Diprediksi Kembangkan 10 Jenis Teknologi

10 Tren Reknologi Startup



m_Telematika (Jakarta) - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemristek) memprediksikan 10 tren teknologi yang akan berkembang saat periode kenormalan baru nanti. Hal ini akan menjadi peluang bisnis bagi perusahaan rintisan (start up) asal Indonesia.

"Sepuluh tren ini jangan kita lihat sebagai darurat, justru harus kita lihat sebagai the new normal atau the new future,” kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang PS Brodjonegoro, Sabtu (13/6/2020).

Kesepuluh tren teknologi yang dimaksud adalah belanja dalam jaringan (daring), pembayaran digital (digital payment), teleworking atau bekerja dari rumah dan pelayanan medis jarak jauh atau telemedicine,

Berikutnya, pendidikan (teleeducation) dan pelatihan jarak jauh (teletraining), hiburan daring, rantai pasokan 4.0 (supply chain 4.0), 3D printing, robot dan drone. Terakhir, teknologi 5G dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Teknologi-teknologi tadi tidak hanya akan berkembang selama masa darurat pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona). Namun, ini diperkirakan sebagai masa depan baru bagi Indonesia dan dunia.

Kalangan perguruan tinggi telah mengembangkan bidang telemedicine seperti Robot Medical Assistant Institut Teknologi Surabaya (ITS)-Rumah Sakit (RS) Universitas Airlangga (Raisa).

Dari 10 tren teknologi tadi yang diminati banyak orang adalah belanja daring dan pembayaran digital. Aplikasi ini digunakan kalangan milenial dan ibu-ibu dibandingkan dengan berbelanja secara langsung.

"Yang milenial sudah 100% barangkali mengalihkan kegiatan belanjanya menuju e-commerce, bahkan untuk ibu-ibu sekarang lebih senang kalau bisa pesan lewat supermarket online dan langsung diantar ke rumah," ujarnya. 

Kemudian, perusahaan rintisan di bidang genom bernama Nusantics yang didukung oleh Kementerian Riset dan Teknolohi/BRIN serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Nusantics berhasil merancang perangkat tes Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk mendeteksi Covid-19. Perangkat ini akan diproduksi massal oleh Bio Farma. (mam) 

 

Editor: Ade Maulidin



Info Terkait
  • Pengiriman Google Pixel Naik 52%

    Pengiriman Google Pixel Naik 52%

    Senin, 15 Juni 2020 - 19:20 WIB
  • Google Play Hapus 36 Aplikasi Berisi Adware

    Google Play Hapus 36 Aplikasi Berisi Adware

    Senin, 15 Juni 2020 - 14:46 WIB
  • iFlix Akan IPO 31 Juli Nanti

    iFlix Akan IPO 31 Juli Nanti

    Senin, 15 Juni 2020 - 11:06 WIB
  • Tokocrypto 2.0 Perluas Perdagangan Token

    Tokocrypto 2.0 Perluas Perdagangan Token

    Minggu, 14 Juni 2020 - 18:51 WIB


  • Selengkapnya