Sabtu, 23 Januari 2021 - 10:38 WIB

Pemakaian Internet Menanjak Akibat Pandemi Covid-19

Oleh :

Pemakaian Internet Menanjak Akibat Pandemi Covid-19

video conference


m_Telematika (Jakarta)-Markplus Inc menyatakan perilaku masyarakat tentang pemakaian teknologi informasi komunikasi (TIK) berubah akibat kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019/Covid-19 (Virus Korona). Hal ini diketahui dari survei yang dilakukannya sebelum dan sesudah pandemi Covid-19 terhadap 124 responden di Indonesia. 

“Sebanyak 58,1% responden berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek),” kata Rhesa Dwi Prabowo, Head of High Tech, Property & Consumer Good Industry Markplus Inc. dalam video conference ‘Industry Roundtable’ pada Rabu (22/4/2020). 

Sedikitnya empat perubahan yang terjadi pada perilaku masyarakat yank penggunaan penggunaan video call, penggunaan streaming film, pilihan layanan internet, dan pemilihan harga kuota internet. 

Dari sisi penggunaan video call terlihat kenaikan pemakaian ini dilakukan oleh 31,4% reponden. Walaupun itu hanya menggunakan aplikasi WhatsApp Call.

"Ternyata 36,6% peningkatannya di luar Jabodetabek, jadi sudah mulai swift videocall untuk komunikasi baik urusan profesional atau tidak," ujarnya.

Kenaikan juga terjadi pada penggunaan online video atau movie straming menjadi 85,5% dari 76,6%. Hal yang sama terjadi pada online video conference mencapai peningkatam menjadi 33,5%. 

Sekarang layanan internet dipilih berdasarkan jaringan yang berkualitas, harga yang terjangkau, dan kecepatan jaringan. 

Ketiga pertimbangan itu mencapai kenaikan yakni kualitas jaringan sebesar 1,6%; harga yang terjangkau sebesar 5,7%; kecepatan jaringan sebesar 12,1%, dan jaringan yang berkualitas sebesar 1,6%. 

Untuk pemilihan harga kuota internet terlihat sebanyak 19,4% responden menaikkan kuota internet menjadi Rp150.000 per bulan dari yang sebelumnya hanya dilakukan oleh 14,5% responden. 

Bahkan, 11% responden akan meningatkan kuota internet di atas Rp150.000 per bulan. Namun, kuota internet Rp150.000 per bulan masih dipetahankan oleh 88,7% responden. 

“Peningkatan service sangat penting, karena work from home kemungkinan akan diperpanjang untuk memaksimalkan usaha memutus mata rantai Covi-19, maka kami menganggap network quality akan banyak dipilih yang stabil," tukasnya. (mam) 

 

Editor: Ade Maulidin